KETAPANG, (lintasan.tv) : Upaya penanggulangan krisis air bersih di tengah musim kemarau yang berkepanjangan terus digalakkan. Kali ini, Karang Taruna se-Kalimantan Barat bersama Pemerintah Desa Kendawangan Kiri serta Polsek Kendawangan bergerak bersinergi menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan, Senin (7/9).
Kegiatan penyaluran air bersih ini menjadi wujud nyata kepedulian organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang semakin kesulitan mengakses sumber air bersih. Truk tangki air yang disiapkan terlihat terpasang spanduk bertuliskan “Penyaluran Air Bersih untuk Masyarakat — Bersama Karang Taruna Se-Kalimantan Barat”, menandai keterlibatan luas dari organisasi tersebut.

Alexander Wilyo, S.STP., M.Si, selaku Pembina Karang Taruna Kabupaten Ketapang, menegaskan bahwa momen ini adalah waktu yang tepat untuk hadir di tengah masyarakat.
“Karang Taruna harus hadir di saat masyarakat membutuhkan. Krisis air bukan hal yang bisa dibiarkan, dan kita bergerak bersama untuk meringankan beban warga,” ujarnya.
Sementara itu, Dwi Rachmat Zuhri, ST, Ketua PKKT Kabupaten Ketapang, menyampaikan bahwa sinergi antarunsur sangat diperlukan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Bersama Pemerintah Desa dan Polsek Kendawangan, kami memastikan bantuan ini sampai ke tangan warga yang paling membutuhkan. Semoga bermanfaat dan menjadi berkah,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Budi Djiwandono, Ketua Umum PKKT Indonesia, yang turut mendorong aksi-aksi sosial Karang Taruna di daerah-daerah yang terdampak bencana alam maupun krisis kebutuhan dasar.
Kapolsek Kendawangan yang turut memimpin langsung penyaluran menyampaikan apresiasi atas kekompakan yang terjalin.
“Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban. Di saat seperti ini kami juga wajib hadir membantu masyarakat. Sinergi dengan Karang Taruna dan Pemerintah Desa ini luar biasa,” ungkapnya.
Kepala Desa Kendawangan Kiri juga menyambut baik kegiatan ini. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Bersama Karang Taruna dan Polsek Kendawangan, kami hadir untuk membantu warga yang terdampak. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat,” katanya.
Warga penerima bantuan menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan di tengah kondisi sulit mendapatkan air bersih saat ini. Harapannya, perhatian dan upaya bersama ini dapat terus berlanjut hingga kondisi sumber air kembali normal.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lain untuk memperkuat kolaborasi antarunsur masyarakat dalam merespons kebutuhan warga di tengah tantangan alam. (Natalius)



