Lampung Timur (Lintasan.tv) : Perbaikan ruas jalan Bumi jawa -Tanjung kusuma nampak mulai dikerjakan.

Tahapan yang saat ini dilakukan adalah pemadatan base, namun proses pemadatan base ini menjadi keluhan warga sekitar proyek tersebut, lantaran debu yang berlebihan akibat tidak di lakukan nya penyiraman sebelum dilakukan pengerjaan.

 

Selain menimbulkan dampak terhadap warga sekitar akibat Debu yang berlebihan proses penyiraman juga merupakan aspek penting dalam proses pemadatan karena jika tidak dilakukan akan mengurangi kualitas dari pekerjaan terabur.

Ham salah satu warga bumi Jawa menjelaskan, ia merasa sangat senang dengan hadir nya pekerjaan peningkatan jalan tersebut namun, kesehatan dan kualitas pekerjaan jalan juga harus menjadi perhatian bagi pengembangan atau pelaksana proyek.

Selain itu unsur keterbukaan juga harus dilakukan berapa nilai anggaran nya, siapa pelaksana nya serta bagaimana pengawasan nya mengingat hingga saat ini belum nampak dan terlihat papan proyek tersebut.

Biasa nya setiap ada proyek itu ada papan pekerjaan nya mas,  disana akan terlihat siapa pelaksana nya, nilai anggaran nya serta serta konsultan pengawas nya. Ini sama sekali tidak ada “ujar nya”.

Berdasarkan tim Redaksi di lapangan, proyek peningkatan jalan bumi jawa tanjung kusuma ini di kerjakan dengan  anggaran sekitar 62 Miliar.

Proyek Tersebut bersumber APBD Kabupaten Lampung Timur.  Pekerjaan ini Pembangunan jalan dimulai dari Jalan Ruas Bumi Jawa–Tanjung Kusuma, dengan total panjang sekitar 10,8 kilometer. Ruas tersebut akan dikerjakan menggunakan konstruksi rigid beton (cor) dengan ketebalan konstruksi yang direncanakan mencapai sekitar 55 sentimeter.

Berdasarkan hasil investigasi pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT. WISANG GENI JASA TEKNIK.

Masyarakat Lokal akan melakukan pengawasan ketat terhadap perkerjaan tersebut dengan harapan mereka bisa menikmati hasil akhir proses pengerjaan jalan dengan kualitas baik.

Kami bukan mau menghambat tapi kami akan melakukan pengawasan ketat dengan harapan hasil akhir dapat dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat luas. Ujar putra kelahiran bumi Jawa tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan kami belum mendapatkan konfirmasi resmi baik dari pelaksa, pengawas proyek , maupun Kepala Bidang pembangunan jalan dan jembatan Dinas PUPR Lampung timur. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *