MAGELANG, LINTASAN.TV — Dugaan keracunan massal mengguncang wilayah Sidowangi, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, setelah sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi es buah. Hingga Rabu (14/10/2026) pukul 19.30 WIB, tercatat sebanyak 196 pasien telah masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Muntilan, RSD Bukit Menoreh, dan Puskesmas Kajoran 1.

Jumlah pasien yang terus berdatangan membuat penanganan medis masih berlangsung hingga Rabu malam. Para pasien berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita, orang dewasa, hingga lanjut usia (lansia).

Budi, salah satu pengemudi ambulans desa, mengungkapkan bahwa permintaan penjemputan warga yang membutuhkan pertolongan medis masih terus diterima.

“Pasien masih berdatangan. Kami juga masih mendapat telepon dari bidan desa untuk menjemput pasien,” ujar Budi.

Menurutnya, petugas ambulans masih berupaya membantu proses evakuasi warga menuju fasilitas kesehatan agar segera mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, berdasarkan data sementara pada Rabu pukul 16.00 WIB, sebagian besar pasien telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan. Namun, sejumlah pasien lainnya masih harus mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.

POLISI AMANKAN SAMPEL ES BUAH, HASIL LABORATORIUM DINANTIKAN

Menyikapi kejadian tersebut, Polresta Magelang melalui Polsek Kajoran telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut.

Kapolsek Kajoran, AKP Lilik Purwaka, S.Psi., menyampaikan bahwa petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil sampel es buah yang diduga berkaitan dengan kejadian itu untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.

Hingga berita ini diterbitkan, hasil pemeriksaan laboratorium belum diketahui. Dengan demikian, belum dapat dipastikan apakah gangguan kesehatan yang dialami para warga benar-benar disebabkan oleh es buah tersebut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi mengenai penyebab kejadian.

Masyarakat diminta menunggu hasil pemeriksaan resmi dan tidak menyebarkan spekulasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.

Polresta Magelang terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung penanganan pasien sekaligus mendalami peristiwa tersebut.

Dengan jumlah pasien yang mencapai 196 orang hingga Rabu malam, perhatian kini tertuju pada perkembangan kondisi para korban serta hasil pemeriksaan laboratorium yang diharapkan dapat mengungkap penyebab kejadian.

LINTASAN.TV akan terus memantau perkembangan penanganan dugaan keracunan massal di Kajoran, termasuk hasil pemeriksaan laboratorium dan keterangan resmi dari pihak berwenang.

(ichsaneyup)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *