BANYUWANGI,(Lintasan.tv) : Praktik parkir kendaraan di atas trotoar kembali dikeluhkan warga di kawasan Sumberejo, Kabupaten Banyuwangi. Kendaraan pengantar makanan yang diduga milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlihat terparkir di area yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Peristiwa tersebut kembali terlihat pada 24 September 2026. Kendaraan pengantar makanan diparkir tepat di depan area dapur, sehingga sebagian jalur pejalan kaki tertutup dan warga yang melintas harus mencari ruang lain untuk berjalan.

Kondisi tersebut disebut warga bukan kali pertama terjadi. Parkir kendaraan di atas trotoar diduga telah berulang dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang menggunakan fasilitas pejalan kaki.

“Sangat benar, mereka sengaja parkir sembarangan di trotoar. Ini jelas mengganggu pejalan kaki dan seharusnya ada penertiban,” ujar Tiyo, salah seorang warga yang melintas di lokasi.

Trotoar Bukan Area Parkir

Trotoar pada dasarnya disediakan untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki. Ketika jalur tersebut digunakan untuk parkir, ruang gerak pejalan kaki menjadi terbatas dan berpotensi memaksa mereka berjalan lebih dekat dengan arus kendaraan.

Warga mempertanyakan pengawasan terhadap aktivitas kendaraan pengantar makanan di lokasi tersebut, terlebih apabila kondisi parkir di atas trotoar benar terjadi berulang.

Sejumlah warga berharap pihak pengelola maupun pengemudi kendaraan dapat memperhatikan fungsi trotoar dan tidak menggunakan jalur pejalan kaki sebagai tempat berhenti atau parkir.

Minta Satpol PP dan Instansi Berwenang Turun Tangan

Atas kondisi tersebut, tim media akan meminta klarifikasi serta menyampaikan informasi kepada Satpol PP Kabupaten Banyuwangi dan instansi terkait untuk memastikan apakah penggunaan trotoar sebagai lokasi parkir tersebut melanggar ketentuan dan apakah diperlukan tindakan penertiban.

Penanganan diharapkan dilakukan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku, terutama untuk memastikan hak pejalan kaki serta keselamatan pengguna jalan tetap terlindungi.

Hingga berita ini ditulis, pihak pengelola SPPG maupun pengemudi kendaraan terkait belum memberikan keterangan mengenai alasan kendaraan diparkir di atas trotoar.(Hendrik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *