GARUT, JABAR (Lintasan Tv) : Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Garut–Tasikmalaya, tepatnya di depan SMAN 8 Garut, Kampung Genteng, RT 001/RW 001, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Z 3786 FJ yang ditumpangi dua orang dengan angkutan kota bernomor polisi Z 1965 GZ.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, sepeda motor yang ditumpangi dua orang tersebut melaju dan berupaya menyalip beberapa kendaraan di depannya. Saat melakukan manuver, motor diduga bersenggolan dengan kendaraan yang berada di sisi kirinya.
Setelah bersenggolan, sepeda motor kehilangan keseimbangan dan kemudian oleng hingga terjatuh. Kedua penumpang motor terpental dan masuk ke bagian bawah angkutan kota yang berada di jalur tersebut.
Kecelakaan pun tidak dapat dihindarkan. Akibat kejadian tersebut, kedua penumpang sepeda motor mengalami luka serius.
Salah satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara korban lainnya segera dievakuasi dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, setelah mendapatkan penanganan, kondisi korban tidak berhasil diselamatkan. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di puskesmas.
Sementara itu, sopir angkot berinisial I mengaku kendaraan yang dikemudikannya saat kejadian berada di jalur kiri dan melaju dalam kondisi pelan. Ia mengaku tidak sempat menghindari sepeda motor yang tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke arah angkot.
Seorang saksi berinisial A juga memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.
Setelah proses evakuasi, kedua korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara sopir angkot dibawa ke Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Keterangan para saksi, pengemudi, serta pemeriksaan kendaraan diharapkan dapat membantu mengungkap kronologi dan penyebab kecelakaan secara utuh.(Tim Liputan)



