GARUT, Lintasan Tv — Upaya tim media untuk meminta konfirmasi kepada pihak PKBM ICT Pakenjeng, Kabupaten Garut, terkait sejumlah informasi yang membutuhkan penjelasan justru menghadapi jalan buntu.

Alih-alih mendapatkan ruang komunikasi untuk berdiskusi dan memberikan klarifikasi, nomor WhatsApp yang digunakan tim media diduga malah diblokir.

Situasi tersebut sontak menimbulkan pertanyaan serius: mengapa media yang datang untuk meminta penjelasan justru diduga ditutup akses komunikasinya?

Padahal, konfirmasi bukanlah bentuk penghakiman. Media berkewajiban memberikan kesempatan kepada pihak yang menjadi objek pemberitaan untuk menjelaskan persoalan dari sudut pandangnya.

Jika informasi yang beredar dianggap keliru, pihak PKBM sebenarnya memiliki kesempatan untuk membantah dan menunjukkan data maupun dokumen pendukung.

Namun ketika komunikasi justru terputus, publik tentu bertanya-tanya.

Apakah ada informasi yang belum siap dijelaskan? Ataukah pemblokiran tersebut hanya bentuk kesalahpahaman komunikasi?

Tim media tidak ingin mengambil kesimpulan sepihak. Dugaan pemblokiran WhatsApp tersebut belum dapat dijadikan bukti adanya pelanggaran ataupun penyimpangan di lingkungan PKBM ICT Pakenjeng.

Justru karena itu, penjelasan dari pihak pengelola menjadi penting.

Keterbukaan merupakan bagian dari pertanggungjawaban publik, terlebih PKBM merupakan lembaga yang bergerak di bidang pendidikan nonformal dan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Tim media menegaskan, kedatangan dan upaya komunikasi dilakukan untuk memperoleh klarifikasi, data, serta informasi yang berimbang, bukan untuk mencari-cari kesalahan atau menghakimi pihak tertentu.

Namun satu pertanyaan masih menggantung:

MENGAPA SAAT MEDIA HENDAK KONFIRMASI, NOMOR MEDIA MALAH DIDUGA DIBLOKIR?

Publik tentu berhak mendapatkan jawaban yang jelas.

Apabila tidak ada persoalan, klarifikasi terbuka justru dapat meluruskan berbagai dugaan dan mengakhiri tanda tanya yang berkembang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PKBM ICT Pakenjeng belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan nomor WhatsApp tim media diduga diblokir.

Tim media tetap memberikan ruang seluas-luasnya kepada pengelola PKBM ICT Pakenjeng untuk menyampaikan hak jawab dan klarifikasi secara resmi.

Kini publik menunggu: komunikasi akan dibuka, atau tanda tanya tentang PKBM ICT Pakenjeng justru semakin besar (Tim Liputan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *