Bogor (LINTASAN.TV) : Kunjungan Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor yang dipimpin Titi Sugiarti, didampingi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), ke Pendopo Padepokan Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mendorong pelestarian budaya pencak silat Cimande sebagai warisan leluhur.
Kunjungan tersebut diisi dengan pertemuan bersama masyarakat, para sesepuh, tokoh masyarakat, serta pengelola Padepokan Cimande. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberadaan budaya dan cagar budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Caringin Ramdan Pirdaus, S.Sos., M.Si., Kepala Desa Cimande Opik Sahrudin, para kepala desa, tokoh masyarakat, para sesepuh, pengelola Padepokan Cimande, serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Titi Sugiarti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta para sesepuh Padepokan Cimande yang telah menyambut kunjungan pemerintah daerah dengan baik.
Menurutnya, Cimande memiliki tradisi pencak silat yang telah dikenal luas, bahkan hingga mancanegara. Karena itu, keberadaan budaya tersebut harus terus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Cimande sudah sangat terkenal, khususnya dalam budaya pencak silat. Ini merupakan warisan dari para tokoh dan para pendahulu yang harus terus kita lestarikan dan kembangkan,” ujar Titi Sugiarti.

Sementara itu, Camat Caringin Ramdan Pirdaus mengapresiasi kunjungan Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor ke Padepokan Cimande. Ia menilai kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk perhatian sekaligus kehormatan bagi masyarakat, khususnya para sesepuh dan pengelola padepokan yang selama ini berperan dalam menjaga budaya pencak silat Cimande.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Kehadiran Dinas Kebudayaan ke Padepokan Cimande merupakan suatu kehormatan bagi kami, khususnya para sesepuh dan pengelola padepokan,” kata Ramdan.
Ia menambahkan, pencak silat Cimande merupakan salah satu peninggalan leluhur yang memiliki nilai budaya tinggi. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil peran dalam menjaga dan melestarikannya agar tidak tergerus perkembangan zaman.
“Kita berharap generasi muda ikut mengenal, mempelajari dan menjaga budaya Cimande. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama agar warisan leluhur tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan salah seorang sesepuh Padepokan Cimande, Ki Didih. Ia mengungkapkan rasa bangga atas kunjungan Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor ke wilayahnya.
Menurut Ki Didih, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga cagar budaya serta pencak silat Cimande.
“Kami merasa bangga atas kunjungan Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor ke Padepokan Cimande. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bersama masyarakat, para sesepuh dan pengelola padepokan,” ungkap Ki Didih.
Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya pencak silat Cimande membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, upaya menjaga warisan leluhur tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Budaya ini harus terus kita pupuk agar tidak cepat punah. Untuk mencapai keberhasilan, kita tidak bisa bekerja sendiri. Yang kita harapkan adalah terjalinnya kebersamaan dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat,” tandasnya.(Wandi Azis)



