Lintasan. TV-KETAPANG, 17 September 2026 — Keluhan terkait dugaan maraknya peredaran barang terlarang jenis sabu di Desa Danau Buntar, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang terus mengemuka. Warga menyampaikan peredaran dirasakan semakin meluas, banyak pemuda yang diduga terjerat, dan kekhawatiran akan rusaknya generasi semakin mendalam.

Salah satu warga, HL, menyampaikan kondisi yang dirasakannya:

“Masih seperti biasa, malah sekarang makin bertambah pengedarnya.”

Berdasarkan konfirmasi yang dilakukan malam ini, 17 September 2026, kepada Komandan Polsek Kendawangan, Rizki, jawaban yang disampaikan tetap sama dengan pernyataannya pada 8 September 2026:

“Kami juga sudah lidik di area sana.”

Hingga saat ini, belum ada penjelasan tambahan, hasil penyelidikan, maupun langkah tindak lanjut yang disampaikan secara resmi kepada masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Natalius, pemuda Dayak asal Kendawangan, Kabupaten Ketapang, yang juga merupakan anggota Divisi Intelijen Investigasi — Dewan Pimpinan Pusat GANN (Generasi Anti Narkotika Nasional), menyampaikan pernyataan tegas sekaligus ajakan luas kepada seluruh elemen masyarakat:

“Sudah dikonfirmasi kembali malam ini, namun jawabannya tetap sama. Menyatakan sudah menyelidiki, tetapi warga tidak melihat perubahan apa pun di lapangan — justru keluhan makin banyak. Hal ini memunculkan pertanyaan: apa hasil penyelidikan tersebut? Mengapa situasi tidak membaik? Generasi muda di Danau Buntar tidak bisa menunggu lebih lama lagi.”

Natalius mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak berdiam diri dan ikut berperan aktif menyelamatkan lingkungan bersama:

“Kepada seluruh pemuda suku Dayak maupun Melayu, bangkitlah! Ini tanah kelahiran kita, masa depan kita. Jangan biarkan narkoba merusak putra-putri terbaik kampung halaman kita. Kepada para Tokoh Agama, jadikanlah ajaran sebagai pelita, ingatkan jemaah, jaga moral bersama. Kepada Dewan Adat Dayak (DAD), tegaskanlah hukum dan tata krama adat — narkoba merusak tatanan, merusak keluarga, merusak keturunan kita.”

“Kita tidak bisa hanya menunggu aparat. Mata kita yang ada di setiap sudut kampung adalah pengawas paling tepercaya. Laporkan, jaga, ingatkan. Bersama-sama kita kuasai kembali desa kita, bersihkan dari peredaran yang mematikan ini.”

Kami menegaskan GANN siap bersinergi dengan semua pihak:

“Kami dari GANN — Generasi Anti Narkotika Nasional — siap bergerak bersama. Jika sudah diselidiki, langkah apa selanjutnya? Kapan hasilnya terlihat? Kami memohon kepada Kepolisian Resor Ketapang dan Satresnarkoba untuk turun langsung meninjau dan menangani persoalan ini secara menyeluruh, tegas, dan transparan.”

Oleh karena itu, warga bersama GANN memohon perhatian kepada:

– Kepolisian Resor Ketapang untuk memantau dan memastikan penanganan berjalan tuntas

– Satuan Reserse Narkoba ketapang (Satresnarkoba) untuk melakukan penindakan langsung di lokasi

– Kepolisian Sektor Kendawangan untuk menginformasikan secara terbuka perkembangan dan langkah selanjutnya kepada warga

“Warga siap membantu memberikan informasi dan menjaga lingkungan. Sekarang giliran kita bersama — pemuda, tokoh agama, dewan adat, dan pihak berwenang — bergandengan tangan menyelamatkan masa depan Desa Danau Buntar.”

 Media akan terus mengupayakan konfirmasi resmi dan perkembangan terbaru dari pihak berwenang.(Natalius)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *